Suatu hari di kelas, "Hai Apakabar?" Sapa Redo ke Silvi,Silvi menjawab
"Dasar Cowok Kampung",Silvi adalah gadis kaya yang berparas sangat
cantik,dia sangat Pintar, akan tetapi dia sangat sombong selalu
meremehkan seseorang, apalagi seperti Redo seorang laki2 sederhana yang
mengejar-ngejar Silvi, teman redo yang bernama Reza telah memberi
tahunya kalau Silvi tak cocok dengannya, Redo adalah anak baik, dia
sengat lugu, tapi Silvi, Silvi adalah kebalikannya Redo, Dia sangat
jahat,dan Sok2an. Tetapi Redo tak menghiraukan temannya itu, dia selalu
mengejar-ngjar Silvi, pernah suati hari silvi mempermainkan Redo, saat
Redo do kantin Silvi menyuruh Redo membeli 2 buah Es Krim Cup Wafer
dengan uang silvi, dan Redo menuruti kemauan silvi, setelah beberapa
menit, redo kembali dengan membawa Eskrim Cup Wafer pesanan Silvi, lalu
silvi bilang taruh eskrimnya di tangannya 1 eskrim 1 tangan, dan di
hadapkan ke wajah, alangkah kagetnya kalau tangan silvi mendorong kedua
tangan Redo maju, dan akhirnya eskrim itu menempel di wajah redo, semua
orang di kantin menertawakannya, dan redo pun cepat2 lari ke kamar mandi
untuk membersihkan wajahnya dari Eskrim, redo sangat malu dengan
kejadian yang menimpanya tadi. sepulang sekolah redo datanya mamanya
"Kenapa wajah kamu itu?" lalu redo menjawab, "Gak apa2 mah, tadi redok
makan eskrim tapi salah perhitungan, lalu ibunya bingung "Emangnya Makan
Eskrim Harus Pakai Perhitungan, Seperti Matematika saja?" .
Hari ini terjadi badai angin, semua kendaraan pada berjalan pelan karena
angin sangat kencang dan membawa daun-daun yang menghalangi penglihatan
pada pengendara, dan pada saat itu silvi sedang mendengarkan musik yang
besar di mobilnya, silvi tak tau kalau di arah berlawanan muncul truk
besar, silvi juga gak sadar kalau dia telah melewati batas jalan, silvi
terlalu minggir ke kanan, dan pada akhirnya silvi kecelakaan, naas
sekali tak ada seorangpun yang berani menolongnya, lalu redo dengan
cepat menolong Silvi yang pada saat itu Koma, dokter mengatakan, silvi
terlalu banyak kehilangan darah, dia harus mendapatkan darah O+ yang
katanya stok di rs itu habis, dan itu harus dibutuhkan cepat, karena
kalau tidak, silvi tak akan tertolong.
Lalu redo berfikir,
kalau dia mendonorkan darahnya bagaimana, tetapi silvi butuh banyak
darah. dan redo dengan cepat memutuskan untuk mendonorkan darahnya,tak
selang beberapa lama silvi telah siuman, silvi bertanya kepada dokter
"Dimana aku?" lalu dokter menjawab "Kamu sekarang di rumah sakit, tadi
ada seorang laki-laki menolongmu, katanya kamu mengalami kecelakaan."
lalu silvi perlahan bangun dari tempat tidurnya, dan berjalan pelan dan
bertanya lagi "Siapa yang telah menolongku?" Lalu dokter menjawab "Dia
di kamar sebelah, dan dia juga yang mendonorkan darahnya untukmu.".
Lalu Silvi dengan jalan perlahan dengan bantuan suster menemui orang
yang telah menolongnya, tak menyangka dia adalah redo, redo terlihat
sangat lemas karena kekurangan darah.
Lalu Silvi bicara dengan redo:
Silvi: "Hay Redo."
Redo: "Silvi? , kamu sudah siuman?" sedikit kaget
Silvi: "Iya, Itu berkatmu, aku begitu bodoh karena telah merendahkanmu."
Redo: "Tak apa, Biarlah berlalu."
Silvi: "Kamu gak marah kan tentang Eskrim itu?"
Redo: "Tidak, aku telah memakluminya, karena aku tau, aku hanya laki-laki kampungan."
Silvi: "Jadi kamu mau memaafkanku?"
Redo: "Silvi, Sudah lama aku memaafkanmu,semua hinaanmu,semua cacimaki darimu, itu semua telah aku maafin kok."
Silvi
perlahan meneteskan air matanya, dan dalam hati dia mengatakan "Tak ada
seorang sempurna di dunia ini kecuali tuhan, Redo memang anak
kampungan, tetapi dia sangat baik, dia rela mempertaruhkan nyawanya
untukku,dia malaikatku." Akhirnya Silvi
berubah menjadi lebih baik, dia suka menolong orang, dan tak akan
merendahkan seseorang lagi.
Pesan : "Janganlah kamu merendahkan seseorang dari penampilannya saja, tetapi lihatlah seseorang dari hatinya."
Tamat...
-
Pengirim : Bima Putra
E-Mail : bima-saga-uk@atlas.cz
No.Hp : 08816268799
-
Komentar Anda Sangat Berharga Buat Kami ( Komentar Yang Baik )
sang malaikat
1:59 PG |
Label:
Pesan Moral
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)






0 ulasan:
Catat Ulasan